Home pengetahuan Manusia Hanya Menggunakan 10 Persen Kapasitas Otaknya, Benar atau Tidak?
Manusia Hanya Menggunakan 10 Persen Kapasitas Otaknya, Benar atau Tidak?

Manusia Hanya Menggunakan 10 Persen Kapasitas Otaknya, Benar atau Tidak?

0

Sudah pernah belum menonton film yang berjudul Lucy? Kalau ini baru pertama kali anda mendengar judul film ini, yuk cobain tonton jika memang anda punya waktu luang. Tenang saja, anda tidak akan kecewa setelah menonton filmnya.

Film yang rilis di tahun 2014 lalu dan dibintangi oleh Morgan Freeman dan Scarlett Johansson ini menceritakan tentang, seorang wanita bernama Lucy (diperankan oleh Scarlett Johansson) yang berubah menjadi super duper pintar.

Sanking menjadi pintarnya, Dia bisa belajar segala sesuatu dengan sangat cepat, mengetahui hampir segala hal, memiliki kemampuan bela diri yang luar biasa, memiliki beberapa kemampuan yang bahkan manusia super saja tak bisa melakukannya, seperti kemampuan telekinesis, menghentikan waktu dan bahkan Ia juga bisa melihat masa depan.

Jika dihitung-hitung, banyaknya kemampuan yang dimilikinya membuatnya hampir sama dengan Tuhan (terdapat di dalam alur cerita).

Kita tidak akan membahas panjang lebar mengenai film ini, hanya saja ada beberapa adegan yang terkait dengan pembahasan yang akan kami sampaikan di dalam artikel ini.

Di film yang berjudul Lucy ini terlihat bahwa hanya dengan menggunakan 10 persen kapasitas otak saja, Lucy sudah bisa memiliki kekuatan yang super hebat. Gimana kalau sampai menggunakannya full 100 persen, ya?

Nah, yang akan kita bahas kali ini ada kaitannya dengan penggunaan otak yang hanya 10 persen, seperti yang dilakukan oleh Scarlett di dalam film ini.

lucy

Jujur dan tidak dapat kita pungkiri lagi bahwasannya otak merupakan bagian tubuh yang paling vital dari semua anggota tubuh yang lainnya. Anda juga berpendapat demikian, bukan?

Selain berperan penting sebagai pengedali setiap apa yang akan kita lakukan, otak juga berfungsi sebagai alat sensor terhadap perasaan, pengaturan emosi, pengaturan produksi hormon seperti fungsi hormon testosteron dan memelihara homeostasis. Bukan hanya itu saja, otak juga bertugas dalam menciptakan rasa haus, menciptakan rasa lapar, menciptakan keinginan tentang seks, merangsang perasaan untuk senang, mengatur metabolisme tubuh dan juga mengatur memori jangka panjang manusia.

Wuah, banyak sekali kan fungsinya? Tak heran jika otak menjadi organ yang sangat penting dalam kelangsungan hidup manusia. Itu pula lah sebabnya mengapa sedikit saja terjadi masalah pada otak, maka sistem tubuh yang lainnya juga akan terganggu fungsinya.

Baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok periset telah berhasil mendapatkan sebuah fakta terbaru terkait dengan penggunaan kapasitas otak manusia.

Mereka mengatakan bahwa kebanyakan manusia pada umumnya hanya menggunakan sekitar 10 persen dari kapasitas otaknya, sama seperti yang ada di film Lucy. Apakah benar seperti itu?

Sejatinya, otak manusia menentukan bagaimana mereka mengalami dan menghadapu dunia yang ada di sekitar mereka. Bobot otak masing-masing orang adalah sekitar 3 kilogram dan mengandung sekitar 100 miliar neuron sel yang membawa informasi.

Yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah, apakah benar otak kita hanya bisa digunakan sebanyak 10 persen saja dari kapasitas yang seharusnya? Ataukah semua ini hanya mitos belaka? Yuk, kita cari tahu jawabannya disini.

Penggunaan 10 Persen Kapasitas Otak Manusia Ternyata Mitos

Menurut sebuah survei yang sudah dilakukan dari tahun 2013 lalu, diketahui terdapat sekitar 65 persen orang Amerika yang percaya bahwa mereka hanya menggunakan 10 persen otak mereka. Tapi nyatanya banyak yang tidak mempercayai hal ini dan mengatakan kalau persepsi tersebut hanyalah sebuah mitos belaka.

Berdasarkan hasil sebuah wawancara yang dilakukan dengan seorang ahli saraf bernama Barry Gordon di Scientific American, dia menjelaskan bahwa mayoritas otak manusia hampir seluruhnya selalu aktif. Mitos 10 persen itu juga dibantah di dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam Frontiers in Human Neuroscience.

Salah satu teknik pencitraan (imaging) otak yang umum dilakukan biasa dikenal sebagai Functional Magnetic Resonance Imaging (FMRI). Teknik ini banyak digunakan untuk mengukur aktivitas di otak seseorang, bahkan saat orang tersebut sedang melakukan aktivitas yang sangat sederhana sekalipun.

Dengan menggunakan metode ini atau mungkin dengan teknik serupa, peneliti berhasil menunjukkan bahwa sebagian besar otak manusia digunakan hampir di sepanjang waktu, bahkan saat seseorang melakukan tindakan yang sangat sederhana sekalipun. Banyak otak yang bahkan tetap aktif saat seseorang sedang beristirahat atau tidur.

Persentase otak yang digunakan oleh tiap-tiap orang pada waktu tertentu sangatlah bervariasi. Hal ini juga tergantung pada apa yang sedang dilakukan atau dipikirkan oleh mereka.

Awal Mula Munculnya Mitos Otak 10%

Tak ada satupun orang yang mengetahui persis darimana asal mitos ini sebenarnya. Namun cukup banyak juga para ahli terkait hal ini yang memberikan dugaan-dugaannya berdasarkan peristiwa-peristiwa ilmiah tertentu. Dua diantaranya yang sangat menarik dan cukup populer adalah dari pernyataan Lowell Thomas tahun 1936 dan bunyi iklan yang ada di dalam buku 1929 World Almanac.

Awal Mula Munculnya Mitos Otak 10%

Di dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal Science, psikolog yang diterbitkan pada tahun 1907, seorang penulis yang bernama William James berpendapat bahwa manusia hanya menggunakan sebagian dari sumber daya mental mereka. Namun, dia tidak menentukan berapa persentasenya.

Angka tersebut direferensikan dalam buku Dale Carnegie tahun 1936 yang berjudul How to Win Friends and Influence People. Mitos itu digambarkan sebagai sesuatu yang sering dikatakan oleh dosen pengajarnya. Lowell menyebutkan, “Professor William James dari Harvard pernah mengatakan rata-rata manusia mengembangkan hanya 10 % dari kemampuan mental latennya.”

Hasil penelitian yang dilakukan William James, seorang Psikolog dari Harvard, yang dilakukan pada tahun 1890an itu sama sekali tidak ada menyebutkan angka persentasenya secara persis. Sedangkan bunyi iklan di dalam buku 1929 World Almanac menyebutkan, “Tidak ada batas terhadap apa yang bisa dilakukan oleh otak manusia.

Beberapa saintis dan pikolog mengatakan bahwa kita hanya menggunakan 10 persen dari kekuatan otak kita. Mitos ini pun terus bertahan hingga sekarang melalui bantuan berbagai media massa.

Ada juga kepercayaan di kalangan ilmuwan bahwa neuron membentuk sekitar 10 persen sel otak. Inilah yang mungkin telah berkontribusi pada mitos 10 persen yang muncul di tengah masyarakat.

Mitos ini telah diulang-ulang di dalam artikel, program TV dan film, yang membantu menjelaskan mengapa hal itu dipercaya secara luas. Jadi tak heran jika banyak yang tidak tahu kalau ternyata otak 10 persen itu hanya sebuah mitos yang belum diketahui kebenarannya hingga saat ini.

Pengembangan Fungsi Otak Yang Benar

Pengembangan Fungsi Otak Yang Benar

Seperti organ-organ tubuh yang lainnya, otak juga dipengaruhi oleh gaya hidup, diet dan jumlah makanan yang mereka olah dan yang dimasukkan ke dalam tubuh.

Dan seperti yang sudah dijelaskan di atas, pada dasarnya otak manusia berfungsi secara keseluruhan, yang berarti bukan hanya bisa digunakan dalam batasan 10 persen saja. Jadi tolong hilangkan pemikiran seperti itu sekarang.

Karena menjalankan berbagai fungsi yang rumit dan penting, anda harus memperhatikan dan menjaga kesehatan otak anda. Menjaga yang dimaksud di sini bukan berarti tidak atau jarang menggunakannya ya guys.

Justru kalau semakin sering anda menggunakan otak, maka otak anda tidak akan menua walaupun usia dan tubuh anda menua. Untuk memelihara, mengembangkan ataupun menjaga  kesehatan dan fungsi otak, seseorang bisa melakukan beberapa hal berikut ini

  • Mengkonsumsi Makanan Yang Seimbang

Layaknya tubuh anda, otak pun membutuhkan berbagai nutrisi untuk bisa bekerja dengan baik, seperti halnya jantung, hati dan organ penting tubuh lainnya. Nutrisi yang tepat dari makanan yang dimakan dapat melindungi sel-sel otak, membantu regenerasi sel, hingga meningkatkan memori dan kemampuan berpikir.

Nutrisi tepat dari makanan juga sangat bagus diberikan kepada anak-anak anda, untuk mendukung dan meningkatkan performa berpikir anak-anak. Hal ini bisa menjadi investasi jangka panjang untuk anak anda.

Makan dengan baik dengan jenis makanan yang baik pula akan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Ini juga dapat mengurangi resiko pengembangan masalah kesehatan, yang dapat menyebabkan demensia atau kumpulan penyakit dengan gejala-gejala yang bisa mengakibatkan perubahan pada penderitanya, baik dalam cara berpikir dan berinteraksi dengan orang lain.

Beberapa jenis penyakit lain yang juga memiliki kaitan dengan kesehatan otak adalah termasuk:

  1. Penyakit kardiovaskular
  2. Obesitas setengah baya
  3. Diabetes tipe 2

Adapun makanan yang bisa meningkatkan kesehatan otak anda, yaitu:

  1. Buah dan sayuran dengan warna gelap : Ada beberapa jenis buah dan sayuran yang kaya akan vitamin E, seperti bayam, brokoli, dan blueberry. Yang lainnya kaya akan beta karoten, termasuk paprika merah dan ubi jalar. Vitamin E dan beta karoten adalah contoh zat atau nutrisi yang bisa meningkatkan kesehatan otak.
  2. Ikan yang berminyak : Jenis ikan yang seperti ini bisa anda temukan seperti pada salmon, mackerel dan tuna, yang diketahui kaya akan asam lemak omega 3, yang dapat mendukung fungsi kognitif.
  3. Kenari dan kemiri : Mereka kaya akan antioksidan, yang meningkatkan kesehatan otak.
  • Olahraga secara teratur

Dengan rutin berolahraga, banyak manfaat yang bisa langsung anda dapatkan. Tidak hanya sekedar mendapatkan manfaat dalam jangka pendek, olahraga akan memberikan anda segudang manfaat di kemudian hari dalam jangka panjang.

Olahraga sendiri merupakan suatu gerakan olah tubuh yang dapat memberikan efek pada tubuh secara keseluruhan, termasuk otak. Olahraga tak hanya bisa anda lakukan di tempat-tempat khusus. Anda pun tak harus melakukan aktivitas olahraga yang berat-berat, karena latihan sederhana pun sudah cukup baik jika anda sempat melakukannya.

Pilihan lain yang mudah diakses dan murah meliputi:

  1. Naik sepeda
  2. Berlari
  3. Jogging
  4. Renang
  5. Berjalan

Setelah mengetahui bahwa olahraga di atas sesungguhnya dapat memperbaiki fungsi otak, alangkah baiknya dari sekarang anda mulai rajin-rajin berolahraga.

  • Menjaga Agar Otak Tetap Aktif

Semakin seseorang menggunakan otak mereka, maka akan semakin baik pula fungsi mental atau kognitif mereka. Untuk alasan ini, latihan-latihan otak adalah cara yang baik dan paling tepat untuk menjaga kesehatan otak secara keseluruhan.

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan selama 10 tahun telah menemukan bahwa orang-orang yang rajin melakukan latihan otak atau sering menggunakannya untuk berpikir dapat mengurangi resiko demensia sebesar 29 persen.

Pelatihan yang paling efektif untuk menjaga agar otak tetap aktif adalah jenis latihan yang berfokus pada peningkatan kecepatan dan kemampuan otak dalam memproses informasi yang kompleks dengan cepat dan tepat.

Mitos Lain Mengenai Otak

Mitos Lain Mengenai Otak

Otak memang organ yang sangat penting. Tak hanya gerak tubuh, otak juga mengendalikan ingatan dan cara berpikir dan juga membentuk keunikan pada masing-masing individu.

Berbagai informasi terkait otak dan tips unik untuk meningkatkan kinerjanya pasti sudah sering anda dengar. Tapi tunggu dulu, di dalam menyerap informasi tersebut anda harus lebih kritis untuk memilih dan memilah mana yang benar dan yang tidak, karena tak selamanya apa yang anda dengar itu semuanya benar lho.

Masih banyak orang yang tidak tahu mengenai mitos otak manusia yang telah menyebar luas dan ditelan mentah-mentah oleh masyarakat, meskipun sudah ada beragam studi yang menemukan letak kesalahannya.

Beberapa diantaranya adalah seperti yang berikut ini:

  • Otak Kiri vs Otak Kanan.

Banyak orang yang percaya bahwa otak kanan dan kiri itu berbeda. Orang-orang yang berotak kanan biasanya dianggap lebih keratif, sedangkan orang yang berotak kiri lebih cenderung atau condong kepada hal-hal yang logis.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa persepsi ini ternyata hanyalah mitos. Manusia tidak didominasi oleh satu belahan otak saja. Seseorang yang sehat pasti menggunakan kedua belahan otaknya bukan hanya salah satunya saja.

Tapi terlepas dari itu memang benar kalau belahan otak memiliki tugas yang berbeda. Misalnya, sebuah studi di PLOS Biology yang membahas sejauh mana otak kiri terlibat dalam pemrosesan bahasa dan hak dalam memroses emosi.

  • Pengaruh Buruk Alkohol Terhadap Otak

Mengkonsumsi alkohol dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan sejumlah masalah buruk bagi kesehatan, termasuk kerusakan otak. Namun, tidak bisa dibenarkan kalau meminum alkohol dapat membunuh sel otak. Jelas ini adalah mitos. Mengapa demikian, jawaban dan lasannya rumit untuk dijelaskan.

Jika seorang wanita mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak saat sedang hamil, hal tersebut bisa mempengaruhi perkembangan otak janin yang ada di dalam, bahkan menyebabkan sindrom alkohol janin.

Otak bayi dengan kondisi ini biasanya akan memiliki ukuran otak yang lebih kecil dan sering mengandung lebih sedikit sel otak. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam belajar dan berperilaku.

  • Pesan Subliminal / Pesan Untuk Alam Bawah Sadar

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pesan subliminal dapat memancing respons emosional pada orang yang tidak sadar, dimana mereka telah menerima stimulus emosional. Tapi bisakah pesan subliminal membantu seseorang dalam mempelajari hal baru?

Sebuah studi yang diterbitkan di Nature Communications menemukan bahwa, mendengar rekaman kosakata saat tidur bisa memperbaiki kemampuan seseorang untuk mengingat kata-katanya. Tapi ini hanya terjadi pada orang-orang yang telah mempelajari kosakatanya.

Peneliti juga mencatat bahwa, mendengar informasi saat tidur tidak dapat membantu seseorang untuk belajar hal baru, melainkan hanya memperbaiki penarikan kembali informasi yang dipelajari sebelumnya saat terbangun.

  • Kerutan Otak

Kita terlahir dengan otak yang mulus atau dengan kata lain tidak memiliki kerutan atau keriput. Namun, di awal perkembangannya janin akan memiliki otak kecil yang sangat halus. Seiring dengan perkembangan janin, neuron juga tumbuh dan bermigrasi ke berbagai wilayah otak, serta menciptakan sulkus dan gyrus.

Sulkus merupakan lipatan ke dalam yang terlihat pada otak. Sedangkan gyrus adalah istilah yang digunakan untuk menunjukan bagian yang menonjol keluar dari lipatan di dalam otak.

Pada saat mencapai umum 40 minggu, otak menjadi keriput seperti sekarang yang kamu miliki (meskipun lebih kecil, tentu saja). Jadi otak kita tidak akan menjadi keriput ketika kita menguasai hal baru. Setiap orang pasti akan mengalaminya, tentu saja dengan asumsi otak kita sehat.

Otak kita memang berubah ketika kita menguasai hal baru, hanya saja tidak dalam bentuk sulkus tambahan. Fenomena ini dikenal sebagai plastisitas otak.

Dengan meneliti perubahan dalam otak hewan seperti tikus saat mereka mempelajari hal baru, peneliti telah menemukan bahwa sinapsis (hubungan antara neuron) dan sel-sel darah yang mendukung neuron tumbuh dan meningkat jumlahnya.

Beberapa percaya bahwa kita mendapatkan neuron baru ketika kita membuat kenangan baru, tetapi hal ini belum terbukti pada  otak mamalia seperti kita.

Fakta Tentang Otak Yang Belum Anda Ketahui

Fakta Tentang Otak

Dari tadi kan kita sudah membahas tentang mitos-mitos yang terkait dengan otak, tapi belum ada pembahasan tentang fakta sesungguhnya dari otak tersebut. Tidak usah risau, kami akan memberikan informasi itu sekarang.

Otak manusia merupakan pusat komando untuk sistem saraf pusat dan juga melayani manusia dengan kemampuan fisik dan kognitif. Ini merupakan satu dari sekian banyaknya fungsi otak yang diketahui.

Namun, hal yang paling menakjubkan mengenai otak manusia adalah banyaknya fakta yang tidak atau belum diketahui oleh masyarakat terkait otak yang sedang berfungsi penuh. Yuk mari kita intip beberapa fakta unik tentang otak manusia tersebut.

  • Ternyata otak manusia memiliki pusat humor di dalamnya. Seseorang yang memiliki kerusakan pada otak yakni pada lobus frontal, maka humor tersebut tidak bisa ia respon.
  • Anda sering merasakan bingung saat bercakap di ruangan bising? Ya, hal ini karena otak manusia tidak dapat membedakan kebisingan dari latar belakang atau background noise.
  • Menguap dapat membangunkan anda karena dengan menguap, paru-paru akan menerima udara lebih banyak dan meningkatkan oksigen ke otak.
  • Otak manusia cenderung lebih mampu mengingat lagu-lagu yang dianggap menyebalkan.
  • Otak menggunakan energi atau daya yang lebih rendah dibandingkan dengan lampu daya pada kulkas. Otak menggunakan 12watt atau sekitar 17% dari total energi tubuh.
  • Anda pernah mengalami Jet lag? Ketahuilah bahwa daya ingat dapat dirusak karena adanya jet lag. Hal ini diakibatkan karena pada saat jet lag, hormone stress akan dilepaskan dan dapat merusak lobus temporal serta memori manusia.
  • Semakin tinggi anda berada di suatu tempat, maka kadar oksigen akan menjadi semakin tipis. Hal ini membuat otak mempersepsikan pandangan visual menjadi aneh. Selain itu, jika oksigen terganggu, maka akan mengganggu proses visual dan emosional.
  • Dengan bermain game menembak musuh secara bersamaan akan membantu otak mengasah kemampuan multi tasking.
  • Dengan menembak banyak musuh sekaligus, mengartikan bahwa anda akan membagi perhatian dan fokus anda.
  • Anda tidak akan merasa geli saat anda menggelitikkan diri sendiri. Hal ini terjadi karena otak mengumpulkan sensasi geli saat kita menggelitikkan diri kita sendiri.
  • Pernahkah anda terkena sinar matahari yang sangat terang dan membuat anda bersin? Ya, hal ini terjadi karena serabut saraf yang bersinggungan di otak mengirim sinyal dari mata melalui hidung.
  • Sekitar 75% kandungan otak adalah air.
  • Berat otak manusia adalah sekitar 1,36 kg
  • Pertumbuhan otak manusia akan berhenti di usia 18 tahun.
  • Penelitian menunjukkan bahwa gelombang otak lebih aktif saat bermimpi daripada ketika seseorang terjaga.
  • Otak menggunakan oksigen sebanyak 20% dari total oksigen dalam tubuh.
  • Sel- sel, struktur dan fungsi otak dapat berubah saat terjadi stress.
  • Membaca dengan suara keras dan sering berbicara pada anak ternyata bisa memicu perkembangan otaknya.
  • Otak dapat hidup selama 4-6 menit tanpa oksigen, lalu kemudian akan mulai mati. Bila tidak mendapat suplai oksigen selama 5-10 menit, otak akan mengalami kerusakan permanen.
  • Otak bayi yang baru lahir akan tumbuh sekitar tiga kali ukuran semula pada tahun pertama.
  • Otak manusia adalah organ tubuh yang paling banyak memiliki lemak. Sekitar 60% otak terdiri atas lemak.

Kesimpulan

Karena kompleksitas organ, ilmuwan masih terus mempelajari hal-hal unik dan fakta lain seputar otak dan gagasan bahwa seseorang hanya menggunakan 10 persen otak mereka adalah sebuah mitos. Jadi jangan terlalu mempercayainya. Apa yang ada di dalam film belum tentu juga nyta di dalam kehidupan yang kita jalani.

Saat diperiksa dengan menggunakan pemindaian FMRI, para peneliti mendapatkan hasil bahwa aktivitas sederhana sekalipun akan  mengharuskan hampir semua bagian otak untuk bekerja atau aktif. Meskipun masih perlu banyak belajar lagi untuk bisa mengulas informasi otak, para peneliti masih terus mengisi celah antara fakta dan fiksi.

Untuk itu, bijak-bijaklah untuk membedakan antara informasi yang bersifat fakta dan mitos. Jangan langsung mudah percaya dengan apa yang orang katakan. Paling tidak, setelah mendengar mereka anda harus mencari sumber pendukung lainnya.

Untuk mengakhiri artikel ini saya mengambil simpulan bahwa secara biologis mitos “10 % Otak” adalah hoax semata. Namun saya cenderung setuju tanpa harus menyebutkan angkanya secara persis bahwa potensi kemampuan otak manusia pada umumnya hanya digunakan atau hanya dimanfaatkan sebagiannya saja.

Bagaimana menurut anda? Apakah anda punya pendapat lain? Atau anda mungkin sependapat?

Apapun yang menjadi persepsi anda, selain lebih bijaksana dalam menyerap informasi, kami juga ingin menyarankan anda untuk terus menjaga dan melatih otak anda dengan beberapa cara yang sudah kami sebut dan jelaskan di atas. Hal ini bukan untuk memberi keuntungan pada orang lain, melainkan kepada diri anda sendiri.

Anda pasti tidak mau ukuran otak anda lebih kecil dari orang lain, bukan? Kalau tidak mau, mari lakukan tips yang tadi kami berikan. Jika anda punya waktu luang yang lebih banyak, anda bisa menambahnya dari sumber-sumber yang lain.