Home Olahraga Valentino Simanjuntak, Komentator Bola Paling Lebay Dan Bikin Ngakak
Valentino Simanjuntak, Komentator Bola Paling Lebay Dan Bikin Ngakak

Valentino Simanjuntak, Komentator Bola Paling Lebay Dan Bikin Ngakak

0

Keramaian dunia maya karena squad Garuda Muda berhasil menaklukkan Myanmar di injury time dengan skor 2-1 masih terasa hingga saat ini. Netizen tak habis-habisnya menyanjung sang aktor utama Egy Maulana Vikri yang sukses dua kali membobol gawang lawan. Selain euforia kemenangan Indonesia yang meramaikan sosial media, ada satu hal lagi yang membuat masyarakat gagal move on dari laga perdana penyisihan Grup B Piala AFF tahun ini.

Ya, cara komentator menjelaskan keseruan permainan di lapangan yang terbilang sedikit lebay dan bikin ngakak. Komentar-komentar lucu yang dilontarkan membuat pertandingan semakin ramai rasanya sebab ada istilah cukup unik seperti tendangan LDR, umpan antar benua, jebret dan lainnya.

Asal Mula Ocehan Jebret

Sebelum masuk ke ocehan-ocehan yang lainnya, agaknya netizen harus mengetahui dulu akar dari ocehan jebret yang menjadi ciri khas Valentino Simanjuntak. Presenter olahraga sekaligus CEO Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) ini mengaku ada permintaan khusus ketika ia dinobatkan menjadi komentator pertandingan Piala Presiden dan AFF.

1

Ia diminta untuk membawakan dua pertandingan tersebut dengan gaya ala Amerika Latin atau Italia. Kedua negara tersebut memiliki ciri khas yang tidak datar atau flat ketika memandu pertandingan.

Alhasil, Valentino mulai memutar otak dan menemukan inspirasi gaya berkomentar seperti lomba di kampung-kampung. Dilansir dari tribunnews.com ternyata kata jebret terinspirasi dari gaya komentator di kampungnya, daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan, ketika membawakan pertandingan semasa kecilnya.

Ternyata hal tersebut bisa membuat nama Valentino Simanjuntak kian melejit. Dan, berikut ini komentar lucu yang diucapkan pembawa acara tersebut. Siap-siap ketawa guling-guling yak!

Jebret

Salah satu istilah yang paling ngehits adalah jebret. Istilah ini digunakan komentator saat melihat seorang pemain sepak bola Indonesia menendang kencang ke arah gawang. Komentar jebret sempat keluar ketika Rifad Marasabessy mendapatkan umpan dari Saddil Ramdani.

2

Berikut komentar Valentino, “Aaaak Jebreeeet ya ampun sebuah aksi overlap yang sangat-sangat baik saat Muhammad Rifad Marabessy mendapatkan umpan manja dari Saddil Ramdani, sebuah kontrol yang sangat cantik dicungkil dari kaki kanan, maksudnya melop (memangkas) bola tadi tetapi belum sempurna”

Tandukan Garuda Pancasila

Istilah Tandukan Garuda Pancasila juga jadi salah satu komentar yang membuat riuh penikmat sepak bola di Indonesia. Istilah ini dipakai Valentino saat Egy Maulana berhasil membobol gawang Myanmar untuk kali pertama. “Sang Messi melakukan crossing berbahaya, ih ya ampun jebreet, tandukan Garuda Pancasila mampu merobek gawang Myanmar”, tutur Valentiono. Ngakak ya?

Tendangan LDR

3

Buat kamu yang memang sedang menjalani long distance relationship sama pacar pasti jleb banget saat komentator menggunakan kata ini. Namun please jangan baper, sebab LDR di sini ditujukan bagai pesepakbola yang melakukan tendangan dari jarak jauh.

Kelok 9

Kelok 9 adalah gerakan meliuk-liuk melewati pemain lawan kemudian melepaskan tembakan. Komentar kelok 9 populer sejak Egy Maulana Vikri kerap melakukan gerakan berkelok yang memusingkan lawan-lawannya. Egy pun dijuluki sebagai Egy Messi Kelok 9 sebab keahliannya melakukan gerakan tersebut.

Umpan Terlalu Tega dan Umpan Manja

4

Komentar umpan terlalu tega diucapkan komentator saat melihat seorang pemain bola memberikan umpan terlalu deras. Akibatnya, rekan setim yang hendak menima bola umpan pun kesulitan. Kebalikan dari komentar ini adalah umpan manja yang terjadi saat seorang pemain memberikan umpan yang pas dan dengan mudah dapat diterima rekan setim. Umpan manja ini kebanyakan bisa menghasilkan gol ke gawang lawan

Umpan Gratifikasi dan Umpan Antar Provinsi

5

Umpan gratifikasi terjadi ketika pemain salah mengumpan bola. Bola yang seharusnya digulirkan ke rekan setim malah diberikan ke tim lawan. Selain umpan gratifikasi ada juga umpan antar provinsi yang artinya sama dengan umpan silang yang dilakukan dengan sempurna.

Pelukan Mesra Menteri Pertahanan

6

Jelas yang dimaksud bukan menteri pertahanan sesungguhnya. Komentar ini digunakan untuk menggambarkan kipper yang berperan sebagai palang pintu terakhir pertahanan di sepak bola.

Gerakan 378

7

Tentu kita bertanya-tanya kenapa ada angka 378? Ternyata istilah ini mengacu pada Pasal 378 KUHP yang identik digunakan sebagai pasal penipuan. Dan Valentino, sang komentator benar-benar niat banget menggunakan nomor pasal tersebut sebagai ganti dari gambaran pergerakan yang berhasil mengecoh lawan. Jadi sedikit tahu neh tentang Undang-Undang!

Gelandang Penimba Sumur

8

Istilah lain yang membuat penonton sepakbola terpingkal-pingkal adalah gelandang penimba sumur. Istilah unik tersebut digunakan untuk menyebut pemain yang posisinya sebagai gelandang pekerja keras. Pemain ini bertugas membantu ke lini depan dan belakang.

Tendangan Efek Jera

9

Tendangan efek jera diucapkan ketika pemain Indonesia berhasil melesatkan gol ke gawang lawan berulang kali. Tapi beneran jera sih kalau skornya 9-0 untuk Timnas vs Filipina yang lalu.

Sosok Valentino Simanjuntak yang meramaikan dunia sepak bola tanah air menuai banyak komentar baik dari netizen. Beberapa menyebutkan bahwa baru kali ini menonton pertandingan bola bisa melepas tawa seperti ketika menyaksikan pertunjukan stand up comedy. Terima kasih Valentino Simanjuntak karena memberi warna yang baru bagi persepakbolaan Indonesia. Tetap sehat, tetap semangat dan tetap terus ikuti artikel saya yang berikutnya ya. Terima kasih.