Home lifestyle Sering Bermain Game Online? Waspada, Gangguan Mental Sedang Mengincar Anda
Sering Bermain Game Online? Waspada, Gangguan Mental Sedang Mengincar Anda

Sering Bermain Game Online? Waspada, Gangguan Mental Sedang Mengincar Anda

0

Ketika sedang dalam kondisi yang stres atau suntuk, tiap-tiap orang biasanya memiliki cara yang beragam untuk menghilangkannya. Ada yang lebih memilih untuk membaca buku, menonton komedi, tidur dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang lainnya.

Namun, tidak sedikit pula orang yang akan memilih untuk bermain game, entah itu game konsol maupun game online yang ada di smartphone mereka. Apakah anda termasuk ke dalam golongan orang-orang ini?

Jika memang anda termasuk di dalamnya, maka mulai saat ini anda harus lebih berhati-hati. Kenapa? Karena terlalu sering bermain game bisa menyebabkan seseorang menjadi kecanduan. Bahkan Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kecanduan bermain game kini termasuk ke dalam salah satu jenis gangguan mental.

Banyak para pecinta game yang memang masih belum mengetahui hal ini, karena efek buruk dari bermain game memang tidak bisa dilihat secara langsung.

Ya, baru-baru ini penyakit mental yang dinamai Gaming Disorder tersebut sudah diakui oleh World Health Organization (WHO). Jika dulu banyak artikel-artikel yang menekankan manfaat dari bermain video game, kali ini informasi baru mengingatkan anda dan kita semua bahwa video game ternyata juga bisa memberikan pengaruh yang buruk terhadap kesehatan mental kita.

Anda harus tahu bahw kecanduan game online merupakan sebuah ancaman global, karena di beberapa negara seperti Amerika, Korea dan termasuk di Indonesia sendiri, sudah mulai mewaspadainya.

Terutama untuk anak-anak yang dibawah umur 19 tahun, biasanya mereka yang sudah kecanduan gaming, dapat diasumsikan telah terkena disfungsi mental. Bahkan, tingkat bahaya ini sudah dibuktikan dan disiarkan di beberapa berita dan isu kematian akibat kecanduan bermain game online pun mulai bertebaran.

Oleh karena itu, baik orang dewasa dan khususnya untuk anak-anak yang berusia dibawah umur 19 tahun, harus tetap berada di bawah pengawasan ketat dari orang yang lebih tua ketika ingin bermain game online.

Waduuh, bagaimana bisa seperti ini ya? Pasti anda terkejut kan mengetahui bahwa kebiasaan bermain game yang biasa dan sering anda lakukan ternyata bisa mengakibatkan gangguan mental.

Lantas, apa yang akan anda lakukan sekarang? Untuk saat ini, sebelum anda melakukan apapun, akan lebih baik jika anda membaca sedikit penjelasan yang kami sampaikan di dalam artikel ini.

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberi tahu anda semua bahaya yang bisa muncul sebagai akibat dari keseringan bermain game, serta dampaknya pada kesehatan anda dan menemukan apakah ini semua hanya “hoax” belaka? Yuk, kita lihat penjelasannya berikut ini.

Gangguan Seperti Apa Sih Gaming Disorder Itu?

1-41-768x512

Yang menjadi pertanyaan yang penting yang jawabannya harus anda ketahui terlebih dahulu adalah, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Gaming Disorder itu dan seberapa berbahayanya gangguan ini?

WHO sendiri menjelaskan bahwa Gaming Disorder adalah suatu kondisi dimana seseorang tak lagi bisa mengontrol perilakunya ketika sudah bermain game.

Mereka yang sudah masuk ke dalam golongan pecandu akan memberikan prioritas yang lebih kepada permainan yang mereka mainkan, dibandingkan dengan aktivitas dan hobi lainnya. Mereka tidak peduli dengan dampak yang bisa ditimbulkan dari bermain game secara terus-menerus seperti yang telah mereka lakukan.

Selain tidak memiliki rasa kepedulian terhadap apapun, seseorang yang mengalami kecanduan atau terkena gaming disorder umumnya akan menunjukkan perubahan tindakan yang aneh dan tidak seperti biasanya. Selain itu, kebiasaan ini juga akan mempengaruhi kehidupan mereka, baik itu kehidupan pribadi, keluarga, sosial, edukasi, pekerjaan dan yang lainnya.

Setelah melihat dampak negatif tersebut, WHO pun akhirnya memutuskan dan mengkalim bahwa Gaming Disorder adalah penyakit mental, yang dituangkan pada revisi ke-11 International Classification of Diseases (ICD). ICD pada dasarnya adalah acuan yang dijadikan WHO sebagai basis untuk menentukan kategori sebuah “penyakit”.

Gaming Disorder sendiri dikategorikan sebagai penyakit mental karena beberapa alasan, yang disertai dengan bukti yang merupakan hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli.

Meskipun para ahli mengatakan bahwa baru sebagian kecil saja yang terbukti terserang Gaming Disorder ini, namun bukan berarti anda tidak perlu waspada terhadap penyakit mental tersebut.

Untuk bisa bersikap waspada terhadap bahaya gangguan ini, anda perlu mengetahui dan menghindari beberapa hal yang menjadi penyebabnya, yang bisa nda temukan pada penjelasan di bawah ini.

Penyebab Seseorang Kecanduan Game

2-34

Pada dasarnya setiap benda atau hal-hal yang membuat seseorang merasa senang akan merangsang otak untuk menghasilkan dopamin, yaitu hormon pembuat bahagia.

Dalam keadaan normal, hal ini tidak akan menyebabkan seseorang menjadi kecanduan, karena mereka melakukannya hanya untuk kesenangan dan hanya sesekali saja melakukannya. Misalnya ketika sedang suntuk saat berada di ruang tunggu, ataupun sekedar untuk mengisi waktu luang.

Akan tetapi saat seseorang sudah sampai pada tahap kecanduan, objek yang tadinya hanya membuat anda senang tersebut malah akan merangsang otak menghasilkan dopamin dalam jumlah yang berlebihan.

Jumlah dopamin yang kelewat batas akan mengacaukan kerja hipotalamus, yang merupakan bagian otak yang bertanggung jawab dalam mengatur emosi dan suasana hati, sehingga membuat anda merasa sangat bahagia namun dalam kadar bahagia yang tidak wajar dan membuat orang tersebut bersemangat dan merasakan percaya diri yang berlebihan.

Efek membahagiakan ini akan membuat tubuh secara otomatis ketagihan dan mengidam untuk merasakannya lagi dan lagi. Pada akhirnya, efek tersebut akan membuat anda terus-terusan bermain, bahkan dalam frekuensi dan durasi yang semakin hari akan semakin bertambah atau lebih tinggi, hanya demi memuaskan kebutuhan akan kebahagiaan ekstrem tersebut.

Jika hal ini terus terjadi dalam kurun waktu yang berkepanjangan, lama-kelamaan akan merusak sistem dan sirkuit reseptor motivasi dan penghargaan di otak sehingga menyebabkan kecanduan.

Tanda Seseorang Yang Kecanduan Game Online

1-42

Seperti jenis kecanduan yang lainnya, kecanduan game online juga memiliki gejala-gejala khusus yang ditunjukkan oleh para penderitanya. Penting bagi anda untuk mengenali tanda-tandanya demi menyelamatkan kenalan, keluarga atau bahkan diri anda sendiri dari jenis kecanduan ini.

Beberapa penelitian telah menyatakan bahwa kecanduan game, termasuk game online terbukti dapat meningkatkan rasa stres dan depresi pada seseorang dan membuat para penikmatnya menjadi lebih apatis (acuh tak acuh terhadap sesuatu), bahkan hingga menimbulkan kekerasan. Bisa jadi, anda juga tak menyadari bahwa anda sedang kecanduan game online. 

Dan karena alasan itu, anda harus mengetahui beberapa tanda yang disebutkn di bawah ini:

  • Setiap bermain selalu menghabiskan waktu yang lama, bahkan meningkat durasinya dari hari ke hari.
  • Merasa mudah marah dan tersinggung saat dilarang atau diminta berhenti bermain game.
  • Selalu berpikir tentang game online ketika mengerjakan aktivitas lainnya.

Dari ketiga tanda di atas, apakah anda termasuk ke dalamnya? Jika iya, anda bisa memperbaikinya mulai sekarang. Anda bisa mulai dengan mengurangi durasi waktu bermain anda. Kemudian cobalah untuk lebih berbaur pada lingkungan anda. Cara ini sepertinya bisa membantu anda.

Apakah Semua Pemain Game Beresiko Kecanduan?

5-24

Jika anda masih melakukannnya dalam batas yang terbilang masih wajar, bermain game tentu tidak dilarang. Hal tersebut dikarenakan bermain game dipercaya juga memiliki dampak positif bagi pelakunya, seperti salah satunya menjadi aktivitas pengusir stres yang baik dan juga bermanfaat bagi kesehatan otak.

Bahkan ada sejumlah bukti medis yang mengatakan bahwa bermain game dapat dijadikan sebagai terapi alternatif untuk mengobati gangguan mental seperti Alzheimer dan ADHD.

Pasalnya selama bermain game, otak anda akan dituntut untuk bekerja keras mengatur fungsi kognitif, seperti misalnya perencanaan strategi yang dibarengi dengan kerja fungsi motorik yang kompleks (misalnya, sambil melihat layar anda juga harus menggerakkan tangan untuk memainkan joystick atau menekan tombol).

Nah, jika hobi ini tidak bisa dikendalikan dengan baik, maka hobi tersebut bisa berkembang menjadi kecanduan. Dokter atau ahli gangguan jiwa baru bisa mendiagnosis keberadaan gaming disorder ini, apabila gejala dan tanda perilaku dari kecanduan game terlihat atau terjadi secara terus-menerus paling tidak selama 12 bulan dan menunjukkan “efek samping” gangguan berat pada pribadi si pecandu, seperti perubahan kepribadian, karakteristik, perilaku, kebiasaan, bahkan gangguan fungsi otak.

Seseorang juga disebut kecanduan apabila candunya juga telah menyebabkan konflik pada hubungan sosialnya dengan orang lain maupun di lingkungan profesional, seperti sekolah atau tempat kerja.

Beberapa Orang Menolak Jika Kecanduan Bermain Game Dikaitkan Dengan Masalah Kesehatan

Addiction and dependency concept. Young man with pad joystick playing games. Male addicted to console playstation videogames.

Beberapa peneliti di komunitas kesehatan mental berpendapat bahwa, terlalu cepat mengklaim atau memformalkan kecanduan main game sebagai masalah kesehatan merupakan tindakan yang berbahaya.

Awal tahun ini, periset dari American Psychological Associations mengkritik upaya WHO dan American Psychiatric Association untuk memodifikasi gangguan ini, karena mereka menganggap kalau penelitian tentang masalah yang bisa timbul sebagai akibat dari kebiasaan bermain game ini dianggap terlalu berlebihan.

Para periset berpendapat bahwa penelitian terkini mengenai kecanduan main game didasarkan pada prinsip pendekatan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, walaupun faktanya penggunaan narkoba atau alkohol berbeda dengan pengkonsumsian media.

Lebih jauh lagi, penelitian yang ada dan telah meneliti masalah kecanduan akibat bermain game masih belum terlalu meyakinkan. Hal ini disampaikan oleh Anthony M Bean, yaitu seorang psikolog klinis berbasis di Texas dan salah satu penulis laporan tersebut kepada situs berita game Polygon.

“Di seluruh bidang, kecanduan main game rentang kejadiannya berkisar antara 0,8 persen sampai 50 persen dari populasi game yang ada, tergantung pada studi mana yang anda putuskan untuk dilihat,” kata Bean kepada Polygon.

Bean juga mengingatkan bahwa menciptakan “gangguan main game” bisa menstigmatisasi orang yang sedang memainkan game, terlepas dari kenyataan bahwa bagi sebagian orang, game bisa sangat membantu.

Bermain Tetris misalnya, telah terbukti membantu gejala gangguan stres pasca trauma. “Mungkin orang tersebut benar-benar depresi dan menggunakan permainan game sebagai mekanisme penanggulangan atau mekanisme untuk mengatasi beberapa tekanan pribadi di kehidupan nyata,” katanya.

Bagaimana menurut anda, manakah yang menurut anda yang benar? Apakah memasukkan kecanduan bermain game ke dalam jenis gangguan kesehatan itu terlalu berlebihan? Apa alasan anda mengatakan setuju dengan hal tersebut?

Meskipun beberapa orang percaya bahwa bermain game yang berlebihan bisa jadi indikasi masalah kesehatan mental, seperti depresi atau kecemasan. Namun, beberapa ilmuwan tetap percaya bahwa permainan video game sebagiannya dirancang sebagai alat pengajaran atau untuk membantu orang untuk meningkatkan keterampilan dalam kehidupan nyata, seperti koordinasi tangan dan mata.

Cara Mengatasi Kecanduan Game Online

2-35-768x403

Di beberapa negara besar, jenis kecanduan game ini sudah dimasukkan ke dalam golongan gangguan yang berbahaya dan memerlukan penanganan yang serius. Jika dipikir-pikir lagi, tidak bisa dipungkiri memang kalau penyalahgunaan permainan memang memiliki dampak negatif yang lebih banyak dibandingkan dampak positifnya.

Adapun beberapadampak negatif yang paling terlihat diantaranya adalah seperti kesehatan yang menurun, perubahan pola hidup, psikologi, hubungan sosial, tindakan kriminal dan bahkan sampai bisa mengakibatkan kematian.

Oleh karena itu, diharapkan kepada setiap individu baik yang belum ataupun yang telah mengalami kecanduan terhadap permainan atau game tertentu, agar sebisa mungkin segera mengubah kebiasaan mereka.

Namun para pecandu ini tidak bisa melewati hal ini sendiriran. Mereka juga perlu dukungan dari orang-orang di sekitar mereka, terutama dukungan dari keluarga.

Keinginan yang kuat untuk sembuh yang disertai dengan dukungan dari orang yang tercinta akan sangat membantu mereka untuk mengubah kebiasaan buruk tersebut.

Berikut ini ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk membantu mereka mengatasi kecanduan bermain game, antara lain sebagai berikut:

  • Miliki Niat Dan Tekat Yang Kuat untuk Berubah

Jika anda serius untuk berhenti dari kecanduan ini, memang hal pertama yang harus anda lakukan adalah dengan memiliki tekad serta kemauan yang kuat untuk terlepas dari kebiasan tersebut.

Memang awalnya akan mengalami kesulitan untuk tetap bisa menjaga komitmen. Namun percayalah, bila niat anda kuat, maka anda akan bisa melewatinya dengan baik, motivasilah diri anda bahwa anda pasti bisa berubah.

  • Perkuat Hubungan Anda Dengan Tuhan

Hal yang satu ini tidak dapat anda sepelekan karena dengan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, anda akan lebih percaya diri bahwa anda dapat berubah. Berdoalah selalu dan perbanyak mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya.

  • Pikirkan Selalu Dampak Buruknya

Dengan selalu memikirkan dampak buruknya, sedikit demi sedikit anda akan mulai menjauhi game online tersebut, karena dengan cara ini anda akan tersugesti seandainya hal-hal buruk tersebut menimpa diri anda sendiri.

  • Berhentilah Bermain Game Online

Karena anda sudah berkomitmen untuk sembuh dari kecanduan ini, maka anda harus mau untuk berhenti memainkan permainan tersebut. Jangan anda mengurangi durasi bermain anda, tetapi berhentilah saat itu juga, karena bila anda hanya mengurangi durasinya, maka keinginan untuk memainkannya pasti akan muncul kembali, bahkan mungkin lebih besar, sehingga anda tidak dapat mengendalikannya.

Pikirkanlah selalu bahwa lebih baik tidak memainkannya daripada terjerumus lagi. Namun suatu saat, ketika anda sudah dapat mengendalikan kecanduan anda, bila tiba-tiba anda ingin memainkannya, maka anda tidak perlu merasa khawatir karena pasti anda sudah bisa mengendalikan diri.

  • Terbuka Pada Orang Terdekat

Ceritakanlah tentang kecanduan yang anda alami kepada keluarga supaya keluarga dapat memberi dukungan atau jalan keluar untuk anda. Jangan malu untuk berkata jujur kepada mereka. Dengan keterbukaan anda itu akan memberi kepercayaan diri untuk terlepas dari kecanduan game online.

  • Menjauhkan Diri Dari Perangkat Game

Segera kemasi dan sembunyikan perangkat game anda supaya tidak tergoda untuk memainkannya lagi. Usahakan di kamar tidak terpasang perangkat game online, karena kurangnya pengawasan dari orang terdekat atau dari orang tua anda, maka akan membuat anda tergoda untuk memainkannya tanpa adanya teguran dari mereka.

  • Melakukan Hal Positif Saat Waktu Luang

Sebisa mungkin luangkan waktu anda untuk melakukan kegiatan lain selain bermain game online. Perbanyak kegiatan positif yang bisa anda lakukan seperti bersenda gurau dengan keluarga, olahraga, menulis blog, bermain musik dan sebagainya. Buat diri anda sesibuk mungkin dengan hobi baru anda sehingga anda tidak memiliki kesempatan untuk memikirkan bermain game onlline kembali.

  • Berbaurlah Dengan Orang Lain

Berinteraksi dengan orang lain merupakan salah satu aktivitas yang sangat penting bagi manusia, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Oleh karena itu, mulailah keluar rumah dan jangan mengurung diri saja di kamar, hubungi segera teman-teman anda untuk kumpul bersama membahas berbagai kegiatan positif yang bisa anda lakukan bersama.

Kesimpulan

Dalam perjalanannya, Game Online telah menjalani perkembangan yang pesat, baik dari segi teknologi yang digunakan dalam pembuatannya dan lain sebagainya, mulai dari dahulu hanya dipakai oleh militer untuk keperluan militer hingga bisa digunakan oleh semua orang dari berbagai kalangan.

Sejak kemunculannya hingga saat ini, game online juga sudah mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan manusia, yang salah satunya adalah mempengaruhi cara kita bersosialisasi dengan orang lain. Beberapa orang mendapatkan banyak teman dari hobi ini, namun tak sedikit pula yang menjauhi pertemanan karena sudah merasa nyaman dengan dirinya sendiri, sehingga lupa untuk bergaul dengan orang lain.

Itulah salah satu contoh dari efek positif dan negatif yang bisa timbul dari kebiasaan ini. Namun ada efek negatif yang jauh lebih besar yang juga bisa ditimbulkan dari aktivitas ini, yaitu bisa menyebabkan seseorang menjadi kecanduan.

Kecanduan yang terjadi secara berkepanjangan bahkan bisa menyebabkan gangguan mental yang dikenal dengan sebutan Gaming disorder. Meskipun baru sedikit orang yang diketahui mengalami gangguan ini, namun bukan berarti anda bisa mengabaikannya. Anda juga perlu berhati-hati dan sebisa mungkin menghindari kemungkinan terkena gangguan tersebut.

Sekian dulu artikel kami kali ini, semoga bermanfaat dan dapat meambah wawasan anda semua. Terima kasih