Home Kuliner Sering Minum Bubble Milk Tea, Cari Tahu Dulu Dampak Kesehatannya Disini
Sering Minum Bubble Milk Tea, Cari Tahu Dulu Dampak Kesehatannya Disini

Sering Minum Bubble Milk Tea, Cari Tahu Dulu Dampak Kesehatannya Disini

0

Saat ini perkembangan dunia kuliner semakin inovatif. Kini banyak yang menghadirkan berbagai menu yang unik dan juga menarik para penikmat kuliner. Tidak hanya makanannya saja, tetapi berbagai jenis minuman pun kini telah hadir dengan berbagai rasa dan tampilan yang unik.

Guys, kalian pasti nggak asing kalau dengar yang namanya Bubble Milk Tea? Ya, minuman jenis ini memang sedang marak-maraknya dijual baik itu di mall, di kaki lima atau dimana pun sejauh mata memandang. Rasanya yang manis dan segar sungguh sangat nikmat apalagi jika diminum di cuaca panas terik. Tak hanya teh yang biasa dicampur dengan Bubble ini, ada juga varian rasa cappuccino, mocha, green tea dan masih banyak lagi.

Minuman yang ada bola-bola berwarna hitam nan kenyal ini ternyata memiliki bahaya yang cukup buruk bagi kesehatan. Mau tau dampak buruk apa yang dimaksud? Simak ulasannya di bawah ini.

Apa itu Bubble?

22

Bubble yang terdapat dalam minuman di dalam teh susu tersebut merupakan minuman unik yang berasal dari Taiwan lho. Minuman ini pertama kali dirilis di Taiwan pada tahun 1980 dan dijual di kedai minuman di milik Liu Han-Chieh. Saat itu, Liu Han-Chieh beserta dengan rekannya yang bernama Lin Hsiu Hui, mencoba menambahkan buah, sirup dan boba ke dalam minuman yang mereka jual.

Karena rasanya yang unik dan nikmat inilah yang membuat minuman ini menjadi semakin populer dan mulai dikenal di seluruh dunia pada tahun 1990 di Asia dan mulai menyebar di Eropa dan kemudian masuk ke Amerika Serikat pada tahun 2000. Saat ini, bubble milk tea semakin populer terutama di kalangan remaja. Bahkan bubble milk tea dapat dijadikan sebagai makanan penutup atau yang kita kenal dengan sebutan “dessert”.

Bahan Dasar Dari Bubble

33

Bubble yang terdapat pada minuman ini juga sering disebut sebagai “Boba” yang terbuat dari tapioka. Tapioka tersebut kemudian direbus untuk menghasilkan bola-bola yang kenyal dan bulat lalu ditambahkan sebagai topping ke dalam minuman teh atau kopi yang dingin dan panas.

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya popularitas dari Bola ini, maka kandungannya pun semakin ditambah. Ada yang menciptakan bola-bola tersebut dengan warna putih. Kalau warna hitam dari Bubble ini terbuat dari tapioka hitam, pati singkong, ubi dan juga gula merah. Sedangkan untuk boba yang berwarna putih itu terbuat dari pati singkong, akar kamomile dan karamel.

Dampak Buruk dari Bubble Milk Tea

o

Rasanya yang enak, manis dan segar membuat bubble tea cukup banyak diminati. Namun, ada baiknya untuk berhati-hati ketika menikmati minuman ini. Pasalnya, bubble tea yang dikonsumsi secara berlebihan ternyata berpotensi membahayakan.

Beberapa hal yang perlu disadari, bubble tea ini terdiri dari teh, susu dan mutiara tapioka (bubble). Tak lupa sirup gula yang terkadang memiliki kandungan yang tinggi.

Dibalik teksturnya yang kenyal dan menyenangkan, ternyata bubble ini memiliki dampak bagi kesehatan dan sama buruknya seperti permen. Bubble yang direbus dan mengandung gula tinggi ini bisa menambahkan setidaknya 5 sampai 14 kalori ke dalam minuman. Hal ini berarti, seperempat cangkir bubble kenyal akan menambahkan sekitar 100 kalori ekstra ke dalam minuman yang sudah memiliki kalori. Perlu diketahui, segelas bubble tea bisa mengandung gula sebanyak 50 gram dan memiliki kalori 500 kalori.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Jerman menyebutkan bahwa bola-bola tapioka pada bubble tea ini juga dianggap dapat menyebabkan kanker. Hasil studi di University Hospital Aachen, Jerman itu menyebutkan bahwa ada bahan kimia seperti bifenil poliklorinat atau PBC yang seharusnya tidak dijadikan sebagai bahan makanan.

Bahan-bahan tersebut bisa menjadi pemicu kanker, menurunkan sistem kekebalan tubuh, sistem reproduksi dan sistem saraf. Penelitian lain yang dilakukan di University of Queensland menyebutkan bahwa konsumsi bahan kimia PBC bisa menyebabkan kambuhnya asma bagi penderitanya.

Tidak hanya itu, bubble tidak hanya menyumbang tambahan kalori, tetapi juga tidak menyumbang nutrisi apapun. Jadi pada dasarnya, semua bubble hanyalah karbohidrat dan hanya memiliki sedikit kandungan mineral dan vitamin tanpa serat.

Setelah mengetahui akan bahaya gangguan kesehatan akibat minum bubble tea tersebut, sebaiknya mulai sekarang hindari atau kurangi konsumsi jenis minuman tersebut.

Cara Mengurangi Dampak Buruk dari Bubble Tea?

p

Jika Anda memang doyan atau suka dengan minuman bubble tea ini, bukan berarti anda dilarang sama sekali untuk mengonsumsi minuman favorit ini. Tapi untuk meminimalisasi efek buruknya, pastikan anda melakukan hal berikut:

  • Pesanlah bubble tea Anda dengan lebih sedikit gula atau less sugar.
  • Bila ingin menggunakan boba sebagai “topping”, pilihlah jenis minuman yang tidak menggunakan susu, misalnya smoothies buah.
  • Bila ingin memesan bubble tea yang mengandung susu, jangan gunakan topping lain seperti boba, jeli dan puding.

Itulah tadi sekilas tentang Bubble Tea serta dampak buruk yang ditimbulkannya. Semoga dengan artikel ini kalian bisa lebih untuk mengurangi konsumsi minuman berjenis Bubble ini. Boleh-boleh saja meminumnya asal jangan sampai membuat anda jadi kecanduan karena dampak yang diberikan akan sangat buruk jika dikosumsi dalam waktu yang panjang. Terima kasih