Home Kesehatan Penjelasan Mengenai Insomnia Dan Cara Menanganinya
Penjelasan Mengenai Insomnia Dan Cara Menanganinya

Penjelasan Mengenai Insomnia Dan Cara Menanganinya

0

Manusia yang dewasa paling tidak harus menggunakan waktu tidur kurang lebih 6-8 jam untuk tidur setiap hari. Tidur dibutuhkan oleh manusia bahkan hewan sekalipun untuk mengembalikan kondisi tubuh yang capek setelah melakukan akivitas seharian. Itulah mengapa tidur adalah aktivitas yang paling penting dan wajib dilakukan oleh manusia tanpa tawaran lagi.

Bagi beberapa orang tidur adalah siklus yang sangat alami. Namun ada juga yang untuk tidur saja susah. Mereka harus menunggu tengah malam hingga kadang tidak bisa tidur sama sekali. Bagi siapa saja yang pernah merasakan, pasti setuju bahwa insomnia amatlah menyiksa. Kamu ingin sekali tidur lelap karena tubuh dan pikiran yang lelah, namun rasa ngantuk itu tak kunjung datang dan mata pun tak kunjung terpejam.

Insomnia memang tak pandang bulu saat ingin menyerang. Semua orang berisiko tinggi untuk mengalami insomnia. Nah, disini saya akan berikan tipe-tipe orang yang mudah terserang insomnia, penyebab serta cara menangani insomnia itu sendiri. Berikut ulasannya.

Pengertian Insomnia

Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan untuk tidur. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun. Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif.

1

Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra produktif mengenai tidur. Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.

Penyebab Insomnia

Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab seperti kelainan emosional, kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan. Sulit tidur sering terjadi baik pada usia muda maupun lanjut usia dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan. Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.

2

Dengan bertambahnya usia, waktu tidur cenderung berkurang. Stadium tidur juga berubah, dimana stadium 4 menjadi lebih pendek hingga pada akhirnya menghilang dan pada semua stadium lebih banyak terjaga. Perubahan ini, walaupun normal sering membuat orang tua berfikir bahwa mereka tidak cukup tidur.

Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.

Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur. Terbangun dari tidur pada saat tengah malam, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi. Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur. Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari:

  • Jet lag (terutama jika bepergian dari timur ke barat).
  • Bekerja pada malam hari.
  • Sering berubah-ubah jam kerja.
  • Penggunaan alkohol yang berlebihan.
  • Efek samping obat (kadang-kadang).
  • Kerusakan pada otak (karena ensefalitis, stroke, penyakit Alzheimer).

Dampak Negatif Dari Insomnia

3

Fase tidur ini sangat bagus bagi kesehatan Anda, tentu saja mereka yang bermasalah dengan gangguan tidur, akan mengalami dampak negatif pada kesehatannya. Berikut dampak negatif insomnia bagi kesehatan Anda, yaitu:

Sakit Kepala Berlebih Hingga Membuat Anda Tak Bisa Belajar

Tidak tidur dengan rutin dan nyenyak akan membuat Anda sering mengalami gangguan kepala. Biasanya orang yang suka begadang atau insomnia kerap mengalami sakit kepala yang kadang rasa sakitnya tak bisa ditahan lagi. Hal-hal semacam ini tak akan terjadi jika Anda mampu tidur dengan teratur.

Jika kepala terus sakit, maka Anda juga akan mengalami gangguan dalam belajar. Kemampuan dalam menerima hal-hal baru akan menurun. Dalam beberapa kasus bahkan bisa membuat seseorang menjadi tak pandai lagi.

Meningkatkan Kecelakaan

Kurangnya tidur akan membuat Anda jadi kecapaian. Akhirnya saat melakukan apa pun jadi tidak fokus. Bahkan seperti hilang kesadaran. Hal ini bisa menyebabkan banyak sekali kecelakaan entah di jalan atau kecelakaan saat bekerja. Selain merugikan bagi diri sendiri, kurangnya tidur juga bisa mengganggu orang lain. Bayangkan berapa banyak kecelakaan yang terjadi akibat sopir kurang tidur hingga menyebabkan banyak nyawa melayang.

Membunuh Gairah Untuk Hubungan Badan

Kurang tidur, hingga tak tidur selama berhari-hari akan membuat tubuh menjadi lemas. Lambat laun Anda tidak ingin melakukan banyak hal selain berdiam diri. Hal ini juga bisa membunuh gairah Anda saat berhubungan badan dengan pasangan. Kurangnya tidur akan menurunkan kadar hormon testosteron pada pria. Jika hal ini terus terjadi maka gairah berhubungan badan benar-benar akan hilang. Lantas keharmonisan rumah tangga akan dipertaruhkan cepat atau lambat.

Membuat Depresi dan Mengganggu Pekerjaan

Lama-kelamaan, kurangnya tidur pada diri Anda akan membuat banyak masalah dengan cepat. Di dunia kerja, produktivitas Anda akan menurun dengan sangat cepat. Bahkan tanpa disadari Anda akan melakukan banyak sekali kesalahan yang berakhir dengan fatal. Jika hal ini terus saja terjadi maka depresi bisa saja mengintai. Anda akan merasa jika anda tidak dapat melakukan apa-apa di dunia ini. Karena semua hal yang anda lakukan selalu berakhir dengan kegagalan.

Membuat Anda Cepat Tua dan Jadi Pelupa

Kurangnya tidur akan membuat Anda jadi cepat tua. Kulit Anda akan mulai kehilangan kolagen dan mengerut perlahan-lahan. Selain itu, kantung mata akan membesar dan kulit Anda akan terlihat semakin kusam. Bagi wanita, hal ini adalah bencana yang sangat besar.

Selain kulit yang menjadi lebih tua. Anda juga akan mengalami penurunan daya ingat. Beberaap hal akan sering anda lupakan hingga menyusahkan kehidupan anda sendiri. Kulit menua dan menjadi pikun artinya anda menjadi benar-benar tua hanya karena tidak tidur.

Tubuh Akan Terkena Masalah Kesehatan Serius

Orang yang mengalami insomnia atau gangguan tidur lainnya memiliki kemungkinan besar terkena penyakit yang berbahaya. Hal ini bisa terjadi karena saat tidak tidur kondisi tubuh akan berubah. Hormon, peredaran darah, hingga keseimbangan cairan akan terkena dampaknya dengan cepat.

Beberapa penyakit serius yang akan terjadi jika anda kurang tidur dalam jangka waktu lama adalah: serangan jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan stroke. Selain itu tidak tidur juga membuat anda jadi gemuk secara perlahan-lahan.

Membuat Anda Meninggal Dunia

Jika Anda tidak tidur selama 24 jam maka Anda akan mengalami gangguan mood dan sering berbicara tidak jelas. Tidak tidur 2 hari maka sistem koordinasi dan hormonal akan menurun tajam dan menurunkan memori pada otak. Tiga hari tidak tidur akan membuat Anda mengalami halusinasi.

Lebih dari itu maka tubuh akan benar-benar mengalami kegagalan fungsinya. Dan Anda bisa meninggal mendadak karena kelelahan hingga serangan jantung. Kematian akibat tak tidur sering dialami oleh orang-orang yang maniak dengan kerja, contohnya di Jepang.

Cara Menangani Insomnia

4

Seorang pengidap insomnia biasanya sulit tidur di malam hari dan bangun terlalu awal dipagi hari. Mereka sering terbangun di malam hari. Seorang yang menderita insomnia juga seringkali merasa tidak segar saat bangun dari tidurnya, ia juga tidak bisa tidur walaupun tubuhnya sudah capek dan sulit untuk berkonsentrasi. Maka dari itu, ada upaya yang bisa untuk menghilangkan yang namanya insomnia dari kamu, diantaranya sebagai berikut.

  • Berpikir positif.
  • Membuat badan rileks.
  • Hindari minuman seperti soda atau kopi sebelum tidur.
  • Tidak merokok atau berhenti merokok.
  • Membiasakan waktu tidur dan di jam yang sama agar teratur.
  • Olahraga.
  • Pola makan yang sehat.

5

Insomnia juga dapat terjadi pada mereka yang biasa bekerja di depan komputer seharian, wanita yang sedang mengalami menstruasi dan para wanita yang sudah monopause. Insomnia terdiri dari 3 golongan menurut jenisnya, antara lain sebagai berikut.

  • Insomnia Sementara : pada insomnia sementara, gangguan tidur hanya beberapa malam saja paling lama sekitar 3-4 minggu.
  • Insomnia jangka pendek : insomnia jangka pendek biasanya disebabkan oleh stres mendadak mulai dari kerjaan, sekolah sampai masalah keluarga.
  • Insomnia kronis : insomnia kronis merupakan keadaan insomnia yang cukup parah dan akan berakhir sampai beberapa minggu, bulan sampai bertahun-tahun.

Gimana, udah paham kan sedikit tentang insomnia? Semoga semua penjelasan di atas tadi bisa memberikan manfaat bagi kalian yang membaca artikel ini.