Home Kesehatan Hanya Disentuh Saja Sudah Kesakitan, Mungkin Kamu Menderita Penyakit Ini
Hanya Disentuh Saja Sudah Kesakitan, Mungkin Kamu Menderita Penyakit Ini

Hanya Disentuh Saja Sudah Kesakitan, Mungkin Kamu Menderita Penyakit Ini

0

Sentuhan adalah kebutuhan dasar manusia. Itulah kenapa sentuhan hangat seperti genggaman tangan, pelukan, bahkan tepukan penyemangat di pundak dapat membuat Anda merasa bahagia. Namun, bagi orang-orang yang memiliki allodynia, mereka mungkin akan sebisa mungkin menghindari bersentuhan dengan orang lain.

Bukan karena takut disentuh, tapi demi mencegah rasa sakit yang ditimbulkan dari sentuhan itu sendiri — meski benar-benar hanya sekilas. Allodynia bahkan bisa membuat kulit terasa nyeri ketika disentuh oleh hembusan angin atau bahan baju yang Anda pakai. Apa penyebabnya?

Apa Itu Allodynia?

Cubitan atau tamparan adalah sentuhan kulit yang menyebabkan sakit. Rasa sakit akibat dicubit atau ditampar berasal dari sinyal yang dikirim dari ujung saraf nosiseptor di bawah kulit untuk memperingatkan otak atas bahaya. Otak kemudian mewujudkan sinyal ini sebagai rasa sakit yang membuat Anda menjadi kaget, menangis, marah hingga kulit yang memerah.

Tapi beda ketika Anda memiliki penyakit yang namanya allodynia. Allodynia adalah sensasi rasa sakit tak biasa pada kulit yang disebabkan oleh suatu kontak sederhana yang biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Misalnya, ketika mengusap kulit dengan sangat lembut atau hanya sekadar meletakkan ibu jari di lengan.

22

Allodynia terjadi akibat adanya kerusakan atau gangguan fungsi pada susunan saraf pusat atau tepi, yang seharusnya membantu meneruskan sinyal sentuhan dari kulit ke otak. Akibatnya, sentuhan sederhana yang seharusnya diterjemahkan sebagai sesuatu yang wajar atau menenangkan malah disalahpahami otak sebagai sentuhan yang membahayakan. Maka, timbullah nyeri.

Allodynia itu sendiri berbeda dengan dysesthesia, yaitu sekelompok sensasi tidak nyaman pada kulit yang dapat berwujud rasa panas, sensasi terbakar, kesemutan, geli, baal (mati rasa) hingga seperti ditusuk jarum ketika disentuh. Allodynia menyebabkan hanya rasa sakit atau nyeri luar biasa ketika kulit disentuh.

Gejala Allodynia

Gejala paling umum adalah nyeri akibat rangsangan sentuhan yang biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Anda mungkin merasakan sentuhan lembut yang menyakitkan. Anda juga mungkin merasa sakit saat sedang menyikat gigi atau gerakan lain di sepanjang kulit atau menyisir rambut. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin merasa suhu air hangat suam kuku atau air dingin terasa sakit di kulit.

33

Tergantung pada penyebab allodynia yang Anda miliki, Anda mungkin juga mengalami gejala lain. Misalnya, allodynia yang disebabkan oleh fibromyalgia seringnya juga menyebabkan kegelisahan, depresi, sulit berkonsentrasi, sulit tidur dan kelelahan.

Jika Anda mengalami allodynia yang disebabkan oleh migrain, Anda mungkin akan mengalami sakit kepala yang menyakitkan, sangat sensitif terhadap cahaya dan suara, mual dan perubahan penglihatan.

Penyebab Kulit Sensitif

44

Ada banyak kemungkinan penyebab kulit yang sensitif terhadap sentuhan dan bisa berkisar dari sengatan matahari sederhana untuk penyakit serius. Berikut adalah kemungkinan penyebabnya:

  • Overexposure ke matahari. ini menyebabkan luka bakar derajat kedua yang membuat kulit Anda sensitif terhadap sentuhan ringan.
  • Neuropati. Ini disebabkan oleh kerusakan saraf, yang menyebabkan peningkatan sensitivitas kulit. Neuropati mungkin karena diabetes, kekurangan vitamin B atau trauma.
  • Migrain. Orang yang menderita migrain bisa mengalami nyeri kulit bahkan ketika mereka hanya menyisir rambut mereka atau mengenakan kalung.
  • Herpes zoster. Infeksi Sebelumnya dengan cacar air dapat menyebabkan komplikasi akhir yang disebut herpes zoster. Ini adalah suatu kondisi di mana ruam atau lepuh muncul pada salah satu bagian tubuh dan kulit menjadi sensitif terhadap sentuhan.
  • Fibromyalgia. Ini adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan sindrom nyeri tubuh kronis, kelelahan, gangguan tidur, dan allodynia.
  • Demielinasi. Penyakit Ini adalah kondisi medis yang mempengaruhi sistem saraf, di mana selubung mielin yang menutupi sel saraf rusak, menyebabkan berbagai gejala, termasuk rasa sakit dan sensitivitas kulit.
  • Cacat otak tengah. otak tengah adalah bagian dari otak yang berkaitan dengan mengevaluasi dan menyortir rangsangan yang berbeda. Sebuah cacat di sini dapat mengakibatkan defensif taktil, yang merupakan reaksi berlebihan terhadap rangsangan yang menyakitkan normal seperti tekanan lembut atau sentuhan ringan.

Cara Mengatasi Allodynia

Jika Anda tiba-tiba merasa kulit Anda lebih sensitif terhadap sentuhan daripada biasanya, anda bisa melakukan pemeriksaan pribadi terlebih dulu sebelum memastikannya di dokter. Misalnya, cobalah pelan-pelan mengupas kapas kering di kulit Anda. Apakah terasa sakit? Selanjutnya, tempelkan kompres hangat atau dingin pada kulit Anda.

Kompres biasanya bersifat menyembuhkan, namun jika Anda justru merasa kesakitan luar biasa, buatlah janji konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis formal.

55

Dokter dapat melakukan berbagai tes untuk menilai sensitivitas saraf Anda. Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan gejala lain yang mungkin Anda miliki. Hal ini dapat membantu dokter Anda untuk memulai mengidentifikasi penyebab allodynia yang Anda miliki. Beri tahu dokter Anda perubahan apa saja yang Anda rasakan pada kulit Anda.

Kulit sensitif mungkin merupakan gejala dari suatu kondisi medis yang memerlukan pengobatan yang tepat. Jika Anda merasa sensitivitas kulit yang tidak biasa, Anda mungkin mengalami allodynia. Anda harus mencari medis berkonsultasi untuk mengobati penyebab yang mendasari dan terbebas dari sensitivitas ini. Semoga dengan artikel barusan ini dapat meberikan anda sedikit pengajaran bagaiamana cara mengobati kulit sensitif. Terima kasih