Home Info Sadis Dan Malu, Inilah Hukuman Bagi Pejabat Yang “Nakal”
Sadis Dan Malu, Inilah Hukuman Bagi Pejabat Yang “Nakal”

Sadis Dan Malu, Inilah Hukuman Bagi Pejabat Yang “Nakal”

0

Kamu setuju gak guys, kalau pemerintahan sekarang ini semakin hari semakin tidak karuan. Mau itu soal korupsi, soal jabatan, sampai istri dari pejabat pun sok ikut-ikutan untuk berkuasa. Padahal, mereka ini dipilih bukan di lotre! Harusnya, pejabat yang seperti itu harus diberikan sanksi berat agar ada efek jeranya. Seperti yang dilakukan oleh pemerintah Ukraina misalnya. Mereka membuat hukuman yang bisa dibilang bikin para pejabat disana yang belagu jadi ciut.

Tak hanya di Ukraina yang melakukan hal seperti ini, ada beberapa negara lain yang juga melakukan hal serupa untuk pejabat mereka yang suka bertindak semena-mena. Hukumannya sendiri macam-macam, tapi yang jelas bakal bikin para pejabat di negara itu kapok dan malu setengah mati. Seperti apa hukuman tersebut? Simak ulasannya berikut.

Kebijakan Merugikan Rakyat, Pejabat Dibuang ke Tempat Sampah

1

Ada yang menarik di Ukraina, lantaran warga tidak setuju dengan kebijakan yang dinilai merugikan rakyat, seorang pejabat menerima hukuman super pahit. Bagaimana tidak, pejabat ini diketahui telah memberikan sebuah keringanan hukuman bagi para narapidana yang mencoba melakukan agresi. Hal ini jelas membuat geram rakyat. Alhasil, secara serentak rakyat Ukraina berbondong datang menemui pejabat itu untuk meminta kejelasan.

Namun, ketika masyarakat datang si pejabat tersebut langsung pergi meninggalkan demonstran dan seolah tidak peduli. Alhasil, orang-orang semakin marah, selain karena kebijakan yang merugikan, juga suara rakyat tidak didengar. Akhirnya para demonstran ini mengejar penjabat tersebut dan menyiramkan minuman ke kepalanya.

Tidak puas dengan hal tersebut, para demonstran melempar pejabat itu ke dalam tong sampah. Tidak ada yang mencoba menghentikan, baik tentara maupun polisi, lah wong mereka sama-sama sependapat dengan para demonstran.

Mengkhianati Negara, Bersiaplah jadi Santapan Anjing

2

Lagi-lagi Korea Utara membuat sebuah aturan kejam bagi pejabat yang ketahuan bersalah. Memang bukan lagi hal yang aneh kalau negara ini terkenal dengan eksekusi matinya, tapi yang satu ini agak berbeda. Alih-alih melakukan eksekusi seperti ditembak atau disuntik mati, negara yang dipimpin Kim Jong Un ini malah memberikan hukuman dengan membiarkan anjing menggerogoti para pejabat yang terbukti bersalah.

Tidak tanggung-tanggung, paman Kim Jong Un sendiri juga menjadi korban dari hukuman gila ini. Paman Kim waktu itu yang diketahui juga menjabat posisi penting di Korea Utara dan dituduh melakukan pengkhianatan. Akhirnya eksekusi gila ini dipilih sebagai jalan untuk mengakhiri hidup pamannya. Memang tidak manusiawi sih, tapi namanya saja Korea Utara jadi sah-sah saja.

Berlaku Tidak Adil, Bersiaplah Dilempari Kue Cokelat

3

Lain Korea Utara lain pula Jerman, para pejabat yang tidak adil di sana pasti bakal mendapatkan perlakuan yang memalukan. Seperti yang terjadi belakangan ini, seorang pejabat begitu kekeh melarang pengungsi untuk datang dan berlindung di negara ini. Pernyataan tersebut ternyata bertentangan dengan banyak anggota lain dan sebagian besar aktivis. Akhirnya, orang-orang yang tidak setuju ini pun menghimbau kepada masyarakat untuk membawa kue coklat.

Akhirnya saat dalam rapat, pejabat yang anti pengungsi itu ngotot tidak mau mengubah kebijakannya. Rakyat langsung melemparnya dengan kue cokelat yang mereka bawa. Pasti malu bukan main pejabat yang satu ini. Kalau di Indonesia sih bukan cokelat, kan mahal. Mungkin kita akan melemparnya dengan batu atau palah namanya.

Pejabat Yang Korupsi Dipaksa Bunuh Diri

4

Serupa dengan Korea Utara, Tiongkok juga memberlakukan hukuman gila bagi pejabatnya yang ketauan berbuat nakal. Tiongkok memang dikenal dengan eksekusi matinya bagi para koruptor, namun paksaan bunuh diri mungkin jarang didengar. Ya, ketimbang dieksekusi rakyat Tiongkok malah memaksa para pejabat korupsi untuk bunuh diri. Akhirnya, bunuh diri seolah menjadi trend bagi para pejabat yang ketahuan menyelewengkan uang negara. Mungkin kedengarannya sangat gila, tapi hal ini terbukti menurunkan jumlah para koruptor yang ada di negari tirai bambu itu.

Seperti itulah kebijakan negara-negara di luar sana untuk mengatasi para pejabatnya yang kurang ajar. Indonesia jelas juga harus mencontoh ini. Tapi, karena kita bangsa yang santun dan pemaaf, mungkin hukumannya jangan jadi makanan anjing atau dipaksa bunuh diri. Coba saja dengan memotong gaji atau menyita harta, itu saja pasti sudah lebih dari cukup sebagai hukuman. Kalau belum cukup ya potong dan sita lebih banyak lagi aja hartanya.

Semoga artikel ini menambah ilmu dan wawasan kamu hukuman bagi para pejabat yang ketauan korupsi. Tetap sehat, tetap semangat dan tetap terus ikuti artikel saya yang berikutnya ya. Terima kasih.