Home Info Mau Tau Kenapa Pria Yang Sudah Menikah Kebanyakan Pasti Gemuk? Ini Alasannya
Mau Tau Kenapa Pria Yang Sudah Menikah Kebanyakan Pasti Gemuk? Ini Alasannya

Mau Tau Kenapa Pria Yang Sudah Menikah Kebanyakan Pasti Gemuk? Ini Alasannya

0

Coba kamu perhatikan teman atau kerabat kamu yang sudah berumah tangga, khususnya untuk kaum pria. Biasanya mereka memiliki ciri-ciri yang sama yaitu badan menjadi lebih gemuk setelah mereka menikah. Mitos yang berkembang di masyarakat tentang kaum Adam yang terlihat lebih gemuk adalah sang istri yang telah berhasil mengurus suaminya dengan baik sehingga sang pria bisa menjadi gemuk.

Disamping rasa nyaman kerena berbahagia dengan keluarga barunya, pria yang menggemuk setelah menikah ternyata juga disebabkan oleh beberapa faktor yang bisa dijelaskan secara ilmiah.

Families, Systems and Health Journal mengkonfirmasikan sebuah hasil penelitian tentang mengapa pria yang sudah menikah cenderung menggemuk. Penelitian yang melibatkan setidaknya 2300 pria dewasa yang belum menikah dan sudah menikah ini memperlihatkan sebuah hasil yang sesuai dengan mitos di masyarakat, yakni pria cenderung akan menggemuk setelah menikah.

Dalam riset tersebut, pria yang sudah menikah ternyata akan mengalami kenaikan berat badan hingga 25 persen khususnya jika dibandingkan dengan mereka yang masih melajang dalam durasi waktu yang sama. Bahkan, rata-rata pria yang sudah menikah bisa mengalami kenaikan hingga 4,5 kg dari berat badan mereka saat belum menikah dan cenderung lebih menggemuk lagi setelah menjadi ayah. Bagaimana fenomena ini bisa terjadi? Berikut penjelasannya.

Benarkah setelah menikah pria jadi gemuk?

sss

Hasil serupa juga dilakukan oleh dr. Andrea Meltzer, seorang ahli dari Southern Methodist University, Dallas, Amerika Serikat, menemukan adanya hubungan antara pernikahan dengan kenaikan berat badan. Riset ini dikutip dari Telegraph. Tim riset tersebut mengamati 160 pasangan yang baru menikah sebagai responden mereka. Selama empat tahun, mereka rutin ditanyakan bagaimana kepuasan terhadap pernikahannya dalam skala, sementara berat dan tinggi mereka diukur dan ditimbang.

Hasilnya, riset ini menemukan bahwa setiap kenaikan pada kepuasan terhadap hubungan pernikahan, pria dan perempuan akan mengalami kenaikan indeks massa tubuh (IMT atau body mass index, yaitu ukuran berat badan ideal seseorang) sebesar sepuluh persen setiap enam bulan.

Sebaliknya, bagi mereka yang tidak puas akan hubungan pernikahannya, mereka akan mendapatkan penurunan IMT. Karena itu, penelitian ini berani menyimpulkan bahwa pernikahan adalah salah satu faktor bertambahnya berat badan seseorang. Untuk menghindari risiko menikah bikin gemuk, Anda yang sudah berumah tangga disarankan untuk selalu memerhatikan berat badan Anda.

Ada sebuah riset lain yang dilakukan oleh Joanna Syrda dan timnya, para peneliti University of Bath di Inggris. Riset ini dilansir dari Medical Daily. Tim riset menemukan bahwa laki-laki memang akan bertambah gemuk setelah menikah.

Data diperoleh dari 8.000 lebih pria di Amerika Serikat. Bagi orang yang sudah menikah, berat badan mereka rata-rata lebih banyak sebesar 1,3 kilogram dibanding mereka yang masih lajang. Lebih jauh lagi, mereka yang mengalami kenaikan berat badan adalah orang-orang yang baru saja menikah dan baru memiliki anak. Penemuan ini menunjukkan bahwa kelahiran anak dan menikah bikin gemuk pada sebagian besar orang.

Penyebab pria gemuk setelah menikah

Tim yang menjalani riset tersebut berpendapat bahwa orang-orang yang sudah menikah akan memiliki aktivitas sosial dengan lebih banyak makanan. Misalnya, ketika makan bersama keluarga besar, suami dan ayah baru tentu akan disajikan makanan yang banyak dan beragam. Selain itu, istri di rumah akan memengaruhi suami untuk makan rutin bahkan lebih banyak.

Joanna Syrda, ketua dari tim riset tersebut berkata bahwa sangat penting bagi orang-orang untuk memahami faktor sosial yang dapat memengaruhi kenaikan berat badan, khususnya setelah menikah dan setelah memiliki anak. Jadi, mereka dapat membuat keputusan yang tepat terkait kesehatan mereka. Berikut 4 fakta penyebab bertambahnya berat badan pria setelah menikah, anatara lain:

1. Cowok berpikir nggak perlu lagi peduli penampilan, orang udah laku kok

d

Masa-masa sebelum pernikahan adalah ajang buat para cowok untuk menjaga tubuh seideal mungkin. Berbagai macam olahraga, mulai dari olahraga permainan sampai olahraga non-permainan seperti jogging atau gym, lumrah dilakoni para cowok.

Ya, gimana nggak, orang si cowok ingin maksimal ihwal bentuk badan pas foto pra-wedding. Badan proporsional juga bakal memudahkan cowok dalam hal pemilihan pakaian nikah. Jadi lebih fit di badan.

Cowok juga biasanya punya pikiran kalau habis nikah itu nggak perlu jaga penampilan. Toh sudah laku ini. Sudah punya jodoh, jadi nggak usah kuatir. Wajar kan kalau cowok perutnya bisa gedean. Bukan alasan yang bagus sih, tapi ya begitulah adanya sesederhana itu.

2. Nggak ada yang namanya kamu telat makan

f

Cowok bisa tambah berat badan karena memang setiap hari terjaga asupan makanannya. Coba waktu masih bujangan. Kadang sarapan aja dirapel sama makan siang. Sekarang pasca menikah, makan sudah disiapin. Cowok tinggal makan. Cuma jangan lupa saja kalau cowok juga punya tugas wajib buat ngasih nafkah.

3. Cowok jadi tempat pembuangan cewek kalau soal makanan. Cowok ngerti kalau itu mubazir

g

Cowok biasanya kaum yang paling nggak mau menyia-nyiakan makanan. Soalnya dia paham benar bagaimana susahnya mencari duit. Maka dari itu, ketika sang istri nggak habis makanannya, kamu pria mau nggak mau harus bersedia jadi tempat sampahnya. Ya, kamu tahu sendirilah kalau cewek nggak segembul cowok kalau makan. Ketimbang dibuang jadi mubazir, mending masuk perut begitu pikir cowok.

4. Waktu untuk berolahraga bagi para cowok juga biasanya berkurang drastis setelah menikah

b

 

Waktu masih bujang, cowok rajin banget kalau sama yang namanya olahraga. Olahraga minimal dua kali dalam satu minggu, seperti main futsal, biasanya nggak pernah absen. Namun begitu menikah, mencari waktu olahraga nyatanya makin susah. Kondisi makin sulit ketika sang istri nggak bisa ditinggal dan nyebelinnya, sang istri suka nggak mau kalau diajak olahraga bareng. Ya, akhirnya lama-lama perut membesar deh.

Cara mengatasi agar tidak terlalu kegemukan

o

Bagi Anda seorang suami dan ayah, risiko naiknya berat badan terbukti lebih besar dibandingkan mereka yang melajang. Tentu Anda sudah mengetahui bahwa dengan kenaikan berat badan, Anda terancam mengalami obesitas. Obesitas sudah dipastikan akan meningkatkan risiko dari berbagai penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung. Berikut ini hal khusus yang bisa Anda lakukan untuk menjaga berat badan Anda.

  • Luangkan waktu rutin untuk berolahraga bersama keluarga : Bagi Anda yang sudah berkeluarga, tentu tidak mudah untuk mengikuti berbagai kegiatan jika dibandingkan dengan zaman Anda melajang dulu. Anda perlu menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak di akhir pekan. Sedangkan, pada hari Senin sampai Jumat hari Anda sudah penuh oleh tuntutan pekerjaan. Anda bisa menyiasati hal ini dengan berolahraga bersama keluarga di akhir pekan. Olahraga sekaligus rekreasi ringan seperti ini tentu tidak sulit untuk dilakukan.
  • Mendiskusikan menu makanan yang sehat bersama istri : Jika istri Anda biasanya menyediakan makanan di rumah, tentu istri yang menjadi faktor penting untuk mencegah Anda mengalami obesitas. Diskusikan menu makanan sehari-hari yang menyehatkan namun tidak sulit dan terjangkau. Saat ini, cukup banyak resep makanan enak dan sehat yang bisa Anda coba sebagai makanan sehari-hari. Jadi, Anda tidak perlu takut menikah bikin gemuk. Menikah justru bisa mendukung gaya hidup dan pola makan yang sehat.
  • Perbanyak aktivitas fisik setiap hari : Bagi Anda yang sulit untuk meluangkan waktu berolahraga, sebenarnya Anda bisa menyiasatinya. Misalnya ketika akan berangkat ke tempat kerja, Anda bisa memilih untuk berjalan ke stasiun atau terminal terdekat dibandingkan menggunakan motor. Kemudian, Anda bisa memilih menggunakan tangga daripada naik dengan eskalator atau lift di dalam gedung. Dengan cara itu, Anda bisa tetap membakar beberapa kalori.

Bagaimana? Itulah alasan kenapa cowok bisa gampang banget menggendut setelah dia menikah. Gendut itu pilihan sebenarnya. Semoga alasan-alasan di atas tadi malah bisa jadi bahan kesadaran buat para cowok supaya nggak menggendut. Gendut itu nggak sehat!