Home Info Kenapa Ukuran Penis Berbeda-Beda? Inilah Penyebabnya
Kenapa Ukuran Penis Berbeda-Beda? Inilah Penyebabnya

Kenapa Ukuran Penis Berbeda-Beda? Inilah Penyebabnya

0

Hallo guys, pada kesempatan kali ini kami akan mengulas penyebab yang menjadi masalah bagi kebanyakan pria terutama dibagian intim. Apa itu? Ya, sudah pasti ukuran penis dong kalau bukan itu apalagi coba.

Banyak pria yang sangat bangga dengan ukuran Mr. P mereka yang bisa dibilang sangat besar, tapi tidak sedikit juga dari mereka yang memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dari bentuk yang seharusnya.

Setiap pria dewasa, Mr. P memang memiliki ukuran yang berbeda-beda. Hal seperti ini terkadang membuat banyak pria merasa minder, malu dan tidak percaya diri sudah pasti menghampiri mereka karena ukuran alat vitalnya yang kecil.

Tak bisa disangkal memang bahwa ukuran penis mempengaruhi rasa percaya diri pria, walau semua rasa percaya diri tak bisa diukur dari besar-kecilnya ukuran Mr.P.

Terlebih lagi dengan adanya mitos yang bernaggapan bahwa penis besar lebih baik dibandingkan penis yang berukuran kecil. Padahal, besar-kecilnya penis itu relatif dan berbeda-beda sesuai dengan usia, ras, faktor genetik, kondisi fisik dan beberapa hal lainnya.

Berdasarkan penelitian, ukuran alat vital pria Indonesia berada diantara 12-16 cm, dengan rata-rata sekitar 12 cm. Bandingkan dengan pria Amerika dengan rata-rata sekitar 15 cm dan pria Brasil dengan rata-rata 15,5 cm. Bahkan pria Afrika 17 cm.

Mengapa bisa berbeda? Apakah yang menyebabkan ukuran ini berbeda disetiap negara. Perbedaan warna kulit terjadi karena adanya perbedaan letak geographies dan perbedaan postur tubuh karena perbedaan makanan yang dikonsumsi.

Lantas apa yang menyebabkan perbedaan ukuran alat vital? Apakah ras memegang peranan penting? Ternyata tidak! Ada beberapa hal yang harus dirubah pada pria Indonesia dan itu harus dimulai sejak masih dalam kandungan.

Alat Reproduksi Pria dan Fungsinya

Alat reproduksi pria adalah organ–organ pada pria yang berperan dalam sistem reproduksi dengan tujuan berkembangbiak atau memperbanyak keturunan. Agar mampu menjalankan prosesnya dengan baik, maka keadaan fungsi dan struktur alat kelamin ini harus dalam keadaan normal.

Secara garis besar, alat kelamin pria dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu:

Reproduksi (Genetalia) Bagian Luar

1

Penis (zakar) adalah alat kelamin yang terdapat pada bagian luar pria. Penis berfungsi untuk memasukkan sperma ke dalam alat kelamin wanita melalui pertemuan keduanya (Kopulasi).

Penis merupakan organ yang tersusun atas otot yang dapat tegang dan dilapisi oleh lapisan kulit tipis. Proses tegangnya penis disebut Ereksi, hal ini dikarenakan adanya rangsangan yang membuat pembuluh darah pada penis terisi. Setelah di sunat (khitan) kulit tipis (preputium) yang melapisi glan penis akan dipotong.

Penis Juga memiliki fungsi untuk ejakulasi, yaitu mengeluarkan sperma melalui uretra (saluran dalam penis), selama ejakulasi otot-otot pada kandung kemih akan mengkerut, untuk mencegah sperma masuk ke kandung kemih, oleh karena itu kita tidak bisa kencing sambil ejakulasi. Penis terdiri atas beberapa bagian yaitu:

  • Glan Penis, bagian kepala yang apabila telah dikhitan tidak dilapisi kulit
  • Batang (corpus) Penis
  • Pangkal Penis

Reproduksi (Genetalia) Bagian Dalam

3

  • Testis

Testis adalah organ kelamin dalam pria berbentuk oval yang terletak didalam skrotum. Testis yang berjumlah sepasang ini memiliki fungsi untuk menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan hormon seks testosteron.

Testis terletak  didalam skrotum yang merupakan organ Berugae (memiliki lipatan kulit), berfungsi untuk menjaga suhu testis agar Spermatogenesis dapat tetap berlangsung.

Jika Suhu rendah (dingin), maka skrotum akan berkerut dan mendekat ke arah tubuh, sedangkan jika suhu tinggi, maka skrotum akan mengendur, menjauh dari tubuh.

Tempat pembentukan sperma dalam testis adalah tubulus Seminiferus. Kemudian terdapat pintalan-pintalan tubulus seminiferus yang terdapat di dalam ruang testis yang disebut lobulus testis, satu testis umumnya mengandung sekitar 250 lobulus testis.

  • Epididimis

1

Epididimis adalah organ kelamin dalam pria berbentuk saluran berkelok–kelok yang terletak di dalam skrotum, diluar dari testis. Epididimis berbentuk seperti huruf C.

Epididimis ini berfungsi dalam pengangkutan, penyimpanan dan pematangan sperma. Sebelum memasuki epididimis, sperma tidak memiliki kemampuan untuk bergerak dan belum subur, namun setelah epididimis menjalankan fungsinya, sperma sudah subur dan mampu bergerak walaupun belum sempurna. Setelah dari epididimis sperma akan masuk ke vas (duktus) deferens, lalu disalurkan menuju vesikula seminalis.

  • Vas (duktus) Deferens

2

Vas Deferens adalah saluran berbentuk tabung yang berfungsi untuk menyalurkan sperma ke vesikula seminalis dan sebagai tempat penampungan sperma.

Dalam proses pematangan dan penyimpanan sperma, duktus deferens ini mendorong sperma dengan gerak peristaltik lambat menuju vesikula seminalis. Sedangkan saat ejakulasi, gerakan yang dilakukan cepat dan kuat sehingga sperma yang keluar dapat muncrat.

  • Kelenjar Kelamin

3

Kelenjar kelamin adalah organ–organ kelamin dalam pria yang berfungsi untuk menghasilkan cairan tempat berenangnya sperma dan cairan ini akan menjaga sperma tetap hidup dengan cara menetralisir asam, karena cairan itu bersifat basa.

Dalam bahasa sehari–hari cairan ini kita kenal dengan air mani, sedangkan dalam bahasa ilmiah dikenal dengan nama semen. Dalam 1 ml air mani, terdapat sekitar 60–100 juta sel sperma. Normalnya, semen memiliki pH 7,2 dengan volume 3-5 ml dan berwarna putih susu sampai kekuning–kuningan serta sedikit kental.

Berikut adalah organ yang termasuk ke dalam kelenjar kelamin:

Vesikula Seminalis (Kantung air mani). Yaitu organ berupa saluran berbentuk tabung berjumlah sepasang di kanan dan kiri tubuh. Vesikula Seminalis memiliki panjang sekitar 5–10 cm. Vesikula Seminalis berfungsi untuk mensekresikan cairan bersifat basa y (pH 7,3) mukus, vitamin, fruktosa (sebagai nutrisi bagi sperma), protein, enzim, dan prostaglandin.

Cairan dari vesikula seminalis ini merupakan 60% dari seluruh volume semen. Vesikula Seminalis akan menyatu dengan vas deferens dan kelenjar prostat untuk membentuk saluran ejakulasi.

Kelenjar Prostat. Yaitu organ yang berada di bawah kandung kemih yang berfungsi untuk mensekresikan cairan berwarna putih keabu-abuan yang bersifat basa. Cairan ini disekresikan ke dalam saluran ejakulasi dan menyumbangkan sekitar 30% dari seluruh volume semen.

Cairan kelenjar prostat akan bersatu dengan cairan dari vesikula seminalis dan akan menjadi tempat hidup dan bergeraknya sperma. Cairan yang disekresikan organ ini terdiri atas fosfolipid, asam sitrat (untuk nutrisi) dan juga antikoagulan.

Kelenjar Bulbouretra (Cowpery). Yaitu kelenjar berjumlah sepasang yang berfungsi untuk menghasilkan cairan lendir bersifat basa ke dalam saluran ejakulasi. Kelenjar ini terletak di bawah kelenjar prostat.

Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar Bulbouretra ini keluar sebelum ejakulasi dan dalam agama islam disebut mazi yang merupakan najis dan cara mensucikannya sama seperti mencuci kencing.

Uretra (Saluran Ejakulasi). Uretra adalah saluran yang terletak di dalam penis, dan memiliki fungsi untuk tempat keluarnya sperma atau air mani dan juga sebagai tempat keluarnya urin.

Penyebab Ukuran Penis Kecil

Ukuran alat vital yang kecil bukan terjadi begitu saja, tentu ada penyebabnya yang melatarbelakangi. Adapun beberapa penyebab penis kecil yang kami kutip dari berbagai sumber adalah sebagai berikut:

Makanan Pokok

4

Nasi adalah makanan utama orang Indonesia, padahal semasa pertumbuhan perlu lebih banyak makan protein bukan karbohidrat. Makanya yang terjadi adalah badan anak-anak kita gemuk tapi tidak bertulang besar.

Akibatnya, penis tidak berkembang optimal, apalagi nasi mengandung unsur salah satu enzim yang menghambat penyerapan Zinc dalam tubuh. Kurangnya asupan Zinc ditambah konsumsi nasi dalam jumlah banyak namun kebutuhan akan protein daging-dagingan terbilang minim. Hal ini akan menyebabkan perkembangan penis jadi terhambat.

Faktor Genetika

5

Salah satu yang dapat menyebabkan penis tidak dapat tumbuh dengan maksimal, sehingga ukurannya sangat kecil aladah faktor genetika. Genetika tidak hanya berperan penting dalam ukuran alat vital saja akan tetapi juga memiliki peranan yang sangat besar dalam proses pertumbuhan seluruh bagian tubuh manusia terutama saat didalam kandungan.

Karena itu, pada waktu hamil seorang ibu sangat disarankan untuk mencukupi kebutuhan zinc agar proses pertumbuhan janin didalam kandungannya tidak terhambat terutama pada bagian alat reproduksinya.

Faktor Sunat

6

Jangan sunat pada usia masih dalam pertumbuhan, biarkan kulit penis dan berkembang lebih dulu. Usia yang sangat tepat dan baik untuk pertumbuhan kelamin adalah saat berusia antara 13-14 tahun.

Sunat pada usia dini membuat kulit penis tertarik yang menyebabkan perkembangannya tidak optimal. Kita bisa mencontoh kebiasaan unik bangsa Afrika yang sejak remaja sampai dewasa selalu memijat penis mereka, sehingga tidak heran bangsa Afrika dikenal sebagai bangsa denga penis paling besar. Jadi, bukan ras yang membedakan ukuran penis.

Memakai Celana Dalam yang Ketat

7

Menggunakan celana dalam yang kekecilan memang sangat dilarang untuk semua orang, baik itu pria maupun wanita. Bagi wanita, menggunakan pakaian yang ketat dapat menyebabkan pinggul menyempit dan sulit melahirkan.

Nah, kalau bagi pria pengguanaan celana dalam yang ketat akan membuat ukuran penis menjadi kecil karena tidak dapat berkembang dengan maksimal. Karena itu, agar penis anda tumbuh dengan maksimal sebaiknya gunakan celana dalam yang kendur dan nyaman saat dipakai.

Bagi sebagian pria dewasa, menggunakan obat kuat adalah kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan karena faktorumur atau masalah lainnya yang menyebabkan dirinya tidak dapat bertahan lama saat bercinta, sehingga menggunakan obat kuat adalah pilihan yang tepat untuk mengembalikan keperkasaan.

Namun, sebaiknya anda harus selektif dalam memilih suplemen obat kuat karena tidak sedikit yang berbahaya dan dapat menimbulkan berbagai masalah. Salah satu efek samping yang sangat berbahaya akibat pengguanan obat kuat ini adalah kerusakan organ vital sehingga ukurannya dapat menusut.

Ciri-Ciri Pria Dengan Penis Kecil

k

Anda tentu tidak punya alat semacam metal detector yang bisa mendeteksi pria mana yang memiliki ukuran besar dan mana yang mempunyai ukuran mini.

Namun, tanpa detektor pun kita bisa kok mengetahui apakah seorang pria memiliki “Mr Mini P”. Beberapa wanita menyampaikan tanda-tanda menarik berikut dan coba lihat apakah anda juga bisa mendeteksinya. Dan berikut adalah caranya, antara lain:

Egonya besar

Pria dengan “mini P” disebut-sebut memiliki ego yang besar, karena seumur hidupnya harus bertahan di tengah-tengah kaum pria yang umumnya dianggap jantan bila memiliki “perangkat yang besar”.

Oleh karena itu, ia harus menciptakan suatu ilusi bahwa, meskipun miliknya tidak besar, ia lebih berharga daripada emas. Pria seperti ini umumnya memiliki gaya hidup mewah, dengan mobil atau gadget-gadget yang melebihi apa yang dimiliki pria lain dengan ukuran penis rata-rata. Mereka umumnya juga memiliki jaringan pertemanan yang luas.

Juara seks oral

Ini namanya adil. Mr Mini P biasanya tahu bagaimana mengkompensasi ketidakberuntungannya tadi dengan menguasai keahlian lain yaitu lidahnya. Ia mahir sekali bermain dengan lidahnya dan tak jarang mampu memuaskan pasangannya hanya dengan cara seks oral ini.

Namun, jika ia mampu menjelajahi segala sudut daerah intim pasangannya dan membuat pasangannya cukup panas dan siap melanjutkan sesi berikutnya, saat terjadi intercourse si wanita tentu tak akan sadar sebesar apa penis pasangannya.

Tak pernah membahas topik seputar penis

Tentu saja, untuk apa pria seperti ini mengangkat topik obrolan seputar penis, jika kemudian ia harus membuktikan bahwa “perangkatnya” sendiri cukup hebat untuk dibicarakan? Sebaliknya, ia lebih suka menceritakan pengalaman hebat lain seperti ketika pelipisnya robek saat terlibat tawuran di sekolah atau ia pernah diganggu hantu ketika sedang lembur di kantor.

Pendek kata, Mr Mini P tak akan pernah bercerita seputar penis, karena pria umumnya tidak suka membicarakan hal-hal yang mengganggu mereka.

Hal ini tentu berbeda dengan kaum wanita, yang dengan santainya akan mengatakan pada teman-teman di kantor, “Ah, dada gue tipis begini, pakai push up bra juga enggak nolong!”

Prinsipnya, “ukuran bukan masalah”

Mr Mini P biasanya akan mulai melontarkan konsep bahwa “size doesn’t matter”. Sesuatu yang kecil sebaiknya jangan dijadikan patokan, begitu menurutnya.

Katanya sih, justru karena ia sadar bahwa “his size does matter”, ia berusaha bertahan dengan berusaha mengubah pemikiran para wanita yang kebetulan belum pernah bertemu Mr Maxi P.

Ia akan mengatakan, “Bukan ukuran kapalnya yang penting, tetapi bagaimana gerakannya di laut?” Hm… Anda tahu kan, bagaimana terjemahan analogi ini dalam urusan Mr P-nya?

Nah, itulah penjelasan singkat tentang kenapa ada kelamin pria yang besar dan juga kecil. Semua tergantung dari apa yang kita makan dan bagaimana cara kita merawat Mr. P sendiri.  semoga artikel ini dapat bermanfaat.